Oleh: Mumu | 28 Maret 2008

Harga sebuah kehidupan..

Saat kamu membunuh..

Berkenankah itu di hadapan Tuhan?

Apa yang akan Tuhan lakukan?

Jangan lagi bicara agama denganku..

Kamu munafik.. Kamu berlindung di balik topeng agama..

Tak pernah kamu tunjukkan penyesalan..

Siapakah yang patut bertanggung jawab?

Terkutuklah kamu yang mau melakukan tapi tanpa mau bertanggung jawab..

Tuhan yang nanti akan menuntut tanggung jawab..

Pembunuh..

Kamu hancurkan kehidupan nyawa tak berdosa..

 

Ini untuk dia yang dulu kuanggap teman.. Yang mengaborsi janin pacarnya lalu memutus pacarnya itu.. Kini berlagak tak pernah terjadi apa-apa dan menjadi orang paling suci di dunia.. Sholat lancar.. Tahajud pula.. Tapi tetap “minum”.. Tetap “tidur” sana-sini.. Aku gak mau menghakimi.. Tapi apa aku harus diam saja.. Dan membiarkan orang lain menjadi korban? Aku muak.. Dasar Munafik!


Tanggapan

  1. Bukan hak kita untuk menghakimi manusia lain, ALLAH punya cara untuk membalas semua kemunafikannya, bukanlah semua ada balasnya, mengapa kita harus terepoti oleh urusan orang lain… yok minta ampun.

  2. Aku tidak sedang menghakimi..

    Hanya kegalauan hati..
    Karna itu kucurahkan di blog ini..

    Soal minta ampun..
    Tiap hari aku mohon ampunanNYA..


Beri tanggapan

Your response:

Kategori